Kumpulan cerita sex terbaru, cersex bergambar, kisah hot, cerita dewasa, cerita mesum, cerpen ngentot, cerita selingkuh dan cerita seks pemerkosaan.

cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, cerita panas, cerita sex sedarah

Cerita Ngentot Artis Pamela Safitri Payudara Besar

Cerita Ngentot Artis Pamela Safitri Payudara Besar


Bokep Terkini kembali update cerpen cerita dewasa panas terbaru bergambar dengan judul Cerita Ngentot Artis Pamela Safitri Payudara Besar. Situs bacaan seks khusus orang dewasa yang berisikan cerita-cerita seru terbaru lengkap dengan foto-foto hot untuk usia 18 tahun keatas yang dapat menjadi peningkat nafsu birahi dan dijamin meningkatkan libido seks para pembaca Bokep Terkini, selamat menikmati.

Perpisahan sekolah sudah semakin dekat, aku dan teman teman berencana berlibur di pantai pangandaran, kami sudah menyewa penginapan yang mana dekat dengan bibir pantai kami semua berpasangan dengan pacarnya, kita sangat senang dan keliling bersama sama saat malam hari yang mempunyai pacar jalan jalan menyusuri suara ombak di pantai.

Ada sebagian mereka untuk kembali ke penginapan dan ada juga yang bercinta dengan pasangannya masing masing, pada malam ke dua teman temanku melanjutkan dengan mengelilingi di sekitar pantai, singkat cerita tinggallah aku dan Pamela Safitri (artis duo serigala payudara besar) di penginapan, aku tanya dia “kenapa kamu tidak ikut keluar”

Pamela Safitri menjawab “Kepalaku lagi pusing nih jadi agak malas untuk keluar. Karena aku sebagai teman kasihan melihat keadaan Pamela Safitri seperti itu jadi aku temenin dia di kamarnya, malam itu aku menonton tv kira kira pukul 7 malam karena Pamela Safitri gerah dia izin mau mandi , aku sih cuek saja mendengar perkataan itu aku masih asikk nonton tv nya.

Setelah 10 menitan Pamela Safitri memanggil aku unutk mengambilkan handuknya karena lupa tidak terbawa saat masuk ke kamar mandi, ya udah aku bantu dia katanya suruh bawa masuk handuknya dan tiak terkunci pintu kamar mandinya aku sedikit kaget mendengar perkataan tersebut, lalu aku masuk dengan mata sedikit tertutp takutnya entar dikira ngintip atau gimana.

Aku sungguh gugup dan hatiku berdebar dengan perlahan lahan tanganku yang kanan memberikan handuk kepada Pamela Safitri tangan kiriku menutup mataku,

“Ini handuknya Pamela Safitri taruh mana”kataku

“bawa sini soalnya tangaku tidak nyampe saya lagi di shower masuk saja gak apa apa kok “ kata Pamela Safitri, mendengar perkataan itu aku langsung masuk saja.

“saya taruh sini ya handuknya di tempat wastafel, karena jaraknya wastafel dan shower hanya tertutup oleh tirai tipis jadi seakan akan siluet tubuh Pamela Safitri terkihat jelas, sungguh kagetnya lagi saat meletakkan handuk tangan Pamela Safitri langsung menyentuh tanganku kemudian dia keluar dari tirai tipisnya terlihat tubuh telanjang Pamela Safitri masih basah total.

agen qq | Aku terpesona dengan payudaranya yang besar dan indah itu, kulitnya yang putih dan mulus tiba tiba penisku langsung tegang dan keras melihat pemandangan indah toket jumbo artis Pamela Safitri, tak lama kemudian tangan Pamela Safitri memegang tanganku menyuruh untuk memegang tetek buah dadanya dan merasakan detak jantungnya.

Dia berkata “ooh, Wolf. Saya sudah tidak tahan lagi.

Usaplah payudaraku ini dan kita main yuk!”.

Sebagai cowok normal, saya pasti ereksi. Lalu pelan-pelan tangan kananku memeras payudaranya yang kanan.

“Yaa, itu Wolf. Nikmat sekali.

Teruskan Wolf!”. Sewaktu tanganku meremas pelan payudaranya, Tangan Pamela Safitri dengan ringan membuka kancing-kancing bajuku.

Setelah kancing bajuku terlepas semua, Bibirnya yang ranum dan merah merekah itu pelan-pelan mencium dan menjilati dadaku.

Lidahnya yang panjang itu terasa nikmat sekali di dadaku. Lalu dia kubalas dengan tangan kananku yang kuarahkan ke pantatnya yang besar dan bersih dan tangan kiriku memeluknya yang diteruskan dengan ciuman saya yang hot di bibirnya itu.

Dia mengerang dan menikmatinya, beberapa detik kemudian tangannya membuka retseleting celanaku dan kemudian memelorotinya. Begitu celana dalamku dibuka, penisku yang sudah ereksi dari tadi langsung meloncat keluar.

Melihat penisku yang sudah membesar dan memanjang, dia langsung membungkukkan badannya dan mulutnya itu dengan pelan mengulum penisku.

Terasa nikmat sekali “Aah.., Pamela Safitri .., enak.., terusin!”. Lidahnya itu dengan leluasa menjilati permukaan penisku dan puncaknya, lidahnya diarahkan ke pucuk penisku.

agen domino99 | Setelah berselang beberapa detik, giginya itu langsung menggigit penisku dan langsung mengocoknya. Setelah setengah jam kita melakukan foreplay di kamar mandi, ternyata dia masih belum puas juga.

“Wolf, yuk kita lanjutin di tempat tidur! saya pengin lebih hot lagi”.

Dengan perlahan, saya angkat dia dalam keadaan sama-sama telanjang bulat. Setelah sampai di pinggir tempat tidur, perlahan-lahan saya taruh badannya di atas tempat tidur.

Masih dalam keadaan membungkuk, saya ciumi bibirnya dan saya jilat payudaranya yang makin membesar itu.

“Oyaa, terusin Wolf, terusin”, Mendengar omongannya saya jadi semakin buas menikmati tubuhnya.

Saya rebahkan badannya menjadi dalam keadaan telentang, susunya yang membesar terlihat bagai Gunung Bromo yang menjulang tinggi.Payudaranya itu langsung saya serbu dengan jilatan lidahku. Setelah itu, mulutku diarahkan ke arah selangkangannya. Terlihat bulu vaginanya lebat bak hutan perawan yang masih belum terjamah.


Dengan asyik, tanganku mengobrak-abrik bulu vaginanya dan terlihatlah dinding daging tipis alias vaginanya. Langsung saya jilati vaginanya dengan buas dan Pamela Safitri langsung menjerit kenikmatan sambil mengerang dan berkat
“Terusin Wolf, terusin”. Masukin lidahmu itu ke ‘dompet’ku”.
Anehnya vaginanya yang rata-rata orang bilang vagina cewek itu biasanya kebanyakan bau tak sedap, tapi vagina Pamela Safitri terasa harum dan nikmat. Baunya yang justru harum itu membuat saya makin terangsang lagi untuk lebih lama menikmati vaginanya.

Sambil menciumi vaginanya, kedua tanganku juga meraba kedua belah payudaranya, Pamela Safitri hanya mengerang lagi dan memegang kedua tanganku dengan erat. Setelah setengah jam saya terus begitu, akhirnya Pamela Safitri minta posisinya diganti ke atas.

Saya turuti dech, masa saya terus yang gerilya? Saya langsung pindah jadi di bawah dan Pamela Safitri di atas. Sebelum mulai aksinya, Pamela Safitri pertama-tama meremas sendiri kedua payudaranya dan mimik wajahnya itu yang membuatku tambah syuur.

Sehabis meremas-remas sendiri kedua payudaranya, dia langsung memulai aksinya dengan mencium dan menjilati bibirku seraya tangannya meremas-remas dadaku yang agak bidang dan meraba-raba puting susuku.

bandarq online | Bibirnya benar-benar fantastik, terasa nikmat dan pokoknya tidak bisa saya uraikan dengan kata-kata. Puas dengan menciumi dan menjilati bibirku, perhatiannya mengarah pelan-pelan ke bawah.

Pertama-tama dia menciumi dan menjilati leherku dan kadang-kadang menggigit leherku, serasa benar-benar nikmat.

Sambil menikmati leherku, tangan kanannya berpindah posisi menjadi di penisku. Dengan enaknya dia mengocok penisku, ke atas.., ke bawah.., ke atas.. Dan seterusnya. Kocokannya benar-benar membuat mataku merem melek.

Kemudian setelah menciumi, menjilati dan menggigit leherku, matanya tertuju ke dadaku. Lidahnya langsung menjilati puting susuku

Tapi dia cuma sebentar menjilati puting susuku, perhatiannya langsung tertuju ke penisku yang sudah besar dari tadi.

Bibirnya langsung menjilat penisku, terasa nikmat sekali. Lidahnya itu yang membuatku puas sekali, dengan pelan-pelan lidahnya mnjilati penisku sambil tangannya yang kecil itu terus mengocoknya.

“Aach Pamela Safitri .., Nikmat sekali Ohh”, Selang beberapa menit kemudian, sewaktu dia masih mengocok penisku.

Terasa ada sesuatu yang hangat mengalir dari penisku dan serasa hendak meletus keluar. saya bilangin ke Pamela Safitri,
“Awas, saya mau keluar. Tahan dulu kocokanmu
Jangan sampai spermaku keluar saya masih pengin nerusin!!”,

Tapi dengan cuek dia malah bertambah giat dan keras mengocok penisku sambil lidahnya menjilati pucuk penisku. Beberapa menit kemudian keluarlah cairan kenikmatan yang berwarna putih yang disebut sperma.

Dan spermaku mengenai mulutnya dan ada sebagian yang sengaja dijilat dan ditelan Pamela Safitri

bandar poker online | Terasa nikmat sekali!, Pamela Safitri terus menjilati sisa-sisa sperma yang keluar dari penisku. Sementara Pamela Safitri masih sibuk dengan penisku, aku istirahat sejenak dalam kenikmatan yang tiada taranya.

Sewaktu saya masih istirahat, terasa Pamela Safitri masih sibuk dengan penisku. Karena saya kasihan Pamela Safitri belum mencapai orgasme, Langsung saja saya bangun dan meneruskan aksi. Saya suruh Pamela Safitri pindah posisi jadi di bawah, langsung dia turuti.

Sejenak sebelum memasukkan penisku, saya kocok sebentar penisku agar membesar dan Pamela Safitri membantuku dengan ikut mengocoknya. Selang beberapa detik kemudian penisku langsung berdiri lagi dan langsung saya masukkan ke vaginanya.

Pamela Safitri langsung teriak dan mengerang kenikmatan, “Aacchh”. Tetapi terasa posisiku kurang nikmat, saya cabut lagi penisku dan saya taruh bantal di atas pantat Pamela Safitri supaya penisku terasa nikmat masuk divaginanya.

Begitu saya masukin penisku dalam-dalam, terasa vaginanya hangat dan sudah penuh cairan yang membuat penetrasi penisku terasa nikmat dan licin. Ini pertanda Pamela Safitri sudah mengalami orgasme sebelum saya masukin penisku.

Penisku, aku tarik pelan-pelan, masukin lagi pelan-pelan dan demikian seterusnya. Pamela Safitri lagi-lagi berteriak kecil dan mengerang. Saya biarin Pamela Safitri berteriak dan mengerang, saya terusin aksiku dengan membuat variasi seperti menggoyang pinggulku.

Selang 45 menit saya meneruskan aksiku, Pamela Safitri pelan-pelan berbisik “Wolf, saya sudah tidak kuat lagi.., saya sudah pengin keluar.., Cairan spermaku sudah mau keluar!”.

bandarq | Ternyata benar juga, beberapa detik kemudian di penisku terasa ada banyak cairan yang menyelimuti. Saya biarkan penisku di dalam vagina Pamela Safitri selama beberapa menit selama Pamela Safitri orgasme. Sebab saya baca, cewek senang kalau sewaktu dia orgasme, penis cowoknya berada dalam-dalam di vaginanya.

Dan benar juga kata buku, Pamela Safitri terlihat sangat puas. Begitu dia selesai orgasme, beberapa menit kemudian selama penisku masih di dalam, terasa spermaku masih mau keluar. Buru-buru saya cabut penisku dari vagina Pamela Safitri dan Pamela Safitri langsung menyambutnya dengan kuluman yang hebat sekali.

Sekali lagi spermaku langsung tumpah ke arah muka Pamela Safitri, sekeliling bibirnya langsung dipenuhi dengan spermaku yang ternyata banyak sekali. Sebagian cairan putih itu masuk ke mulutnya dan sebagian ada yang tumpah ke payudaranya dan ke sprei.

Pamela Safitri memintaku untuk menjilat spermaku yang tumpah ke payudaranya dan saya turuti. Lidahku menyapu sisa-sisa spermaku di payudaranya dan Pamela Safitri terlihat benar-benar menikmatinya. Setelah puas, saya dan dia langsung lemas dan langsung tidur sambil dalam keadaan polos sampai pagi (tanpa berselimut).

Pagi-paginya dia sudah bangun dan nonton TV masih dalam keadaan telanjang. Langsung tubuhnya yang indah itu saya tutupi dengan jaketku supaya tidak masuk angin, dia menolak seraya berbisik,

“Wolf, lue hebaat sekali tadi malam. Baru lu cowok yang bisa muasin saya. cowok yang lain yang pernah nidurin saya terasa hambar. saya pengin lagi Wolf. saya pengin pagi dan malam selanjutnya kita terus bertelanjang bugil dan main terus.

Kita cek out saja dari penginapan ini. Kita bilang ke anak-anak kalau kita ada urusan lain dan harus cepat pulang ke Bandung. Terus kita cek in ke hotel lain”. Ternyata saya lebih gila daripada dia, saya terima saja.

Beberapa jam kemudian teman-temanku datang, saya langsung pamit mau pulang sama Pamela Safitri . Mereka percaya saja. Langsung deh kita cabut dan cek in di penginapan yang jauh dari mereka. Dan pengalaman itu diteruskan di hotel yang baru, siang malam ngentot artis Pamela Safitri mengadakan pesta seks tanpa istirahat. Kecuali buat makan, dan minum. Setiap kali sehabis bersetubuh, saya dan Pamela Safitri merasakan kenikmatan yang tiada tara. NEGARAQQ.COM AGEN DOMINO ONLINE DOMINO ONLINE UANG ASLI  TERPERCAYA DI INDONESIA

Nekatnya Haryo, Nikmatnya Tubuh Santi - Bokep Terkini

Nekatnya Haryo, Nikmatnya Tubuh Santi
Nekatnya Haryo, Nikmatnya Tubuh Santi

Cerita Sex | Sudah 3 hari ini Santi tidak merasakan sodokan batang kemaluan lelaki di lubang memeknya, terakhir ia merasakan sodokan-sodokan kemaluan lelaki adalah saat Pono & Yono menggenjot lubang memek dan anusnya, serta diakhiri dengan sodokan k0ntolnya Hendro suaminya sendiri di kamar mandi, dan yg terakhir sodokan dari suaminya itu tidak memberikan kenikmatan bagi dia,

seperti biasanya suaminya Hendro hanya bertahan sekitar 2 menitan saat mengaduk-aduk memeknya, Santi merasakan memeknya gatal ingin segera merasakan sodokan-sodokan kemaluan lelaki, tapi ia tidak berani nekat lagi untuk melakukannya selama keberadaan suaminya di Jakarta, suaminya hamper 2 kali memergoki ia bersetubuh jika saja suaminya pulang lebih awal lagi, karena itu Santi tidak mau ambil resiko melakukan hubungan badan selama suaminya di Jakarta, karena ia tahu keberuntungan tidak selalu berpihak kepadanya.

Cerita Ngentot | Hari ini Yono tidak masuk karena sakit, sementara Santi sendiri ingin pergi belanja untuk menghilangkan stressnya, setelah berpikir panjang lebar, ia menlpon suaminya memberitahukan keinginannya untuk pergi berbelanja dan ia juga memberitahukan kepada suaminya bahwa supirnya hari ini tidak masuk, Hendro memberikan tawaran untuk memakai Haryo, karena suaminya membutuhkan Haryo saat pulang kantor saja, dan Santipun menyetujui usulan suaminya, setelah itu ia bergegas menuju kamar tidurnya untuk berganti pakaian sambil menunggu kedatangan Haryo.

Kira-kira 30 menit kemudian Haryo pun tiba dirumah Hendro, ia melihat nyonya majikannya sedang duduk di teras, saat itu Santi yg mengenakan rok terusan berwarna biru muda dengan bentuk V dibagian depan yg cukup sangat terbuka sehingga menampakkan belahan payudaranya yg putih, serta bagian punggung yg sangat terbuka sehingga kemulusan punggungnya terpampang seolah menantang untuk dielus,

dan di bagian punggungnya itu terlihat tidak ada ikatan BH, dan memang Santi saat itu tidak mengenakan BH, ia hanya mengandalkan bajunya yg agak tebal dan sedikit berkerut sehingga menutupi kedua putingnya agar tidak menonjol, bagian bawahnyapun cukup pendek dan longgar kira-kira sedikit diatas tengah pahanya, sehingga kalau misalnya Santi membungkuk untuk mengambil sesuatu akan nampak CDnya bagi orang yg berada di belakangnya.

Mata Haryo hampir tidak berkedip melihat penampilan nyonya majikannya ini, keseksian Santi membuat birahinya bangkit, pikiran kotornya mulai menjalari otaknya, hatinya membatin kalau saja ia dapat menikmati tubuh nyonyanya ini, sungguh beruntungnya ia.

Haryopun turun untuk membukakan pintu bagi nyonyanya ini, dan harum tubuh Santi yg tercium olehnya membuat birahinya semakin meninggi, matanya pun mencoba untuk mencuri-curi lihat kearah payudara Santi yg hanya ditutupi oleh bajunya dan ia melihat belahan payudara Santi yg montok dan mengkal serta putih mulus,

dan saat Santi sedikit membungkukkan tubuhnya pada waktu naik keatas mobil, Haryo melihat payudara Santi dari balik bajunya yg terbuka itu, matanya melotot tanpa ia sadari, ia melihat payudara Santi seolah tidak ada yg menahan menggantung dengan indahnya, hanya saying putingnya tidak nampak karena masih terhalang oleh baju dan ia melihatnya juga dari samping, Haryopun menelan ludah, birahinya semakin memuncak.

Cerita Mesum | Dalam perjalanan kearah Mall yg disebutkan oleh Santi, beberapa kali Haryo mencuri pandang lewat spion, seolah menanti keajaiban mendapatkan penampakan yg lebih dari tadi yg ia sempat lihat, tapi harapan tinggal harapan doanya tidak terkabul karena sampai di depan Mall, Haryo tidak mendapatkan penampakan yg indah dan seksi yg dapat membangkitkan gairah lelakinya.

Setelah nyonya majikannya turun dari mobil, iapun mencari parkiran mobil, sambil menunggu nyonya majikannya selesai belanja, iapun mengkhayalkan tubuh Santi terutama payudara Santi yg sempat ia lihat tadi, walaupun hanya dari samping ia melihat keindahan payudara Santi yg menggantung itu.

Haryo membayangkan seandainya payudara Santi yg ranum itu terpampang dihadapannya pasti ia akan langsung menerkamnya, ia akan hisap, remas dan jilati payudara tersebut, pikirannya menerawang akan tubuh Santi dan k0ntolnya semakin mengeras seiring dengan pikiran mesumnya itu.

agen bandarq | Haryo berpikir bagaimana caranya ia dapat menikmati tubuh indah dan seksi nyonya majikannya tersebut, dan memasukkan k0ntolnya yg perkasa kedalam lubang memeknya, sambil terus berpikir mencari jalan untuk dapat menikmati tubuh nyonya majikannya itu, saat otaknya masih berputar mencari jalan kotor untuk dapat menikmati tubuh Santi,

Haryo dikagetkan oleh bunyi HPnya, ternyata nyonya majikannya yg memanggil dan menyuruh ia menunggu di pintu keluar, Haryo segera mengiakan serta merasa kaget, karena tanpa terasa sudah 2 jam ia menunggu nyonyanya belanja, dan sampai saat sekarang ia tidak dapat menemukan jalan untuk mengentot nyonyanya tersebut.

Dalam perjalanan pulang kembali Haryo mencoba keberuntungannya dengan mencuri pandang lewat spionnya untuk melihat kemulusan tubuh Santi, ternyata kali ini iapun harus menelan pil kecewa karena sampai di depan rumah pemandangan yg ia harapkan tidak kunjung tiba.

“Har, tolong bawakan belanjaan saya yach,”kata Santi.
“Iyaa.. Bu, baik… bu”jawab Haryo kaget dan terbata-bata, karena saat itu ia sedang menantikan penampakan indah.

Setelah memberi perintah kepada Haryo, Santipun melangkah masuk kedalam rumah dan menuju kekamar tidurnya, tidak lama Santi berada dalam kamarnya muncul Haryo dengan seluruh belanjaan Santi,

“Mau ditaruh dimana ini semua, Bu,” jawab Haryo sambil otaknya berpikir apa sekarang saatnya untuk dapat menikmati tubuh nyonyanya ini,

mumpung keadaan rumah saat ini sepi kalau ia kuperkosa pasti tidak ada yg tahu, paling besok aku tidak bekerja lagi sama suaminya.

“Di situ saja,” jawab Santi sambil menunjukkan tempatnya di dekat meja riasnya, dan ia tidak mengetahui bahwa supir suaminya ini punya maksud jelek terhadap dirinya.
“Baik, Bu,”jawab Haryo, sambil menaruh semua belanjaan Santi di dekat meja rias.
“Ada lagi yg bisa saya bantu, Bu,” tanya Haryo setelah selesai menaruh belanjaan tersebut, sambil otaknya berpikir untuk bagaimana caranya ia dapat menikmati tubuh Santi, jika ia terkam sekarang terlalu bahaya dan jauh, bisa-bisa bukan tubuh Santi yg ia dapat tapi bogem mentah yg ia dapat.

“Oh tidak ada, makasih banyak, kamu langsung kekantor aja,” kata Santi.

bandarq | Haryopun mengiyakan lalu ia melangkah kearah pintu kamar dan saat itu ia melirik kearah Santi, ia melihat Santi beranjak keruangan yg lain, dan saat itu juga Haryo melihat kesempatan untuk dapat menikmati tubuh Santi, ditutupnya pintu kamar tersebut dengan keras, sehingga Santi yg mendengar pintu kamar tertutup merasa yakin bahwa Haryo sudah keluar dari kamarnya, ia tidak tahu bahwa Haryo menutup pintu kamar tersebut dari dalam kamarnya sendiri dan tidak ia ketahui juga bahwa pintu kamar tersebut telah dikunci oleh Haryo.

Setelah mengunci pintu kamar Haryo menuju kearah ruangan yg dimasuki oleh Santi tadi, iapun mengintip kedalam ruangan tersebut, di ruangan tersebut terlihat Santi sedang berdiri didepan lemari yg terbuka dan nampaknya sedang mencari baju ganti yg hendak ia kenakan, posisi Santi yg menyamping dari arah posisi Haryo tidak mengetahui kehadiran Haryo,

setelah mendapatkan baju gantinya Santipun mulai membuka bajunya, tangannya menggapai lehernya untuk melepaskan ikatan bajunya yg terletak di leher bagian belakangnya tersebut, ikatan bajunya terlepas dan Santipun melepaskan bajunya kearah bawah dan dengan tubuh yg agak sedikit membungkuk sehingga kedua bukit kembarnya yg sudah tidak tertutupi oleh sehelai kainpun terlihat dengan jelas oleh Haryo.

Haryo melihat pemandangan yg indah yg tidak akan ia lupakan seumur hidupnya, kedua payudara Santi yg montok, padat, mulus, putih dan dihiasi oleh kedua putingnya yg berwarna merah muda menggantung dengan indahnya di tubuh Santi yg juga mulus dan putih, CDnya yg hitam sungguh sangat kontras dengan tubuhnya yg putih mulus,

beberapa kali Haryo menelan ludahnya melihat pemandangan tersebut, tapi ia tidak mau terburu-buru dengan sabar ia menantikan tindakan Santi selanjutnya dan ia sendiri juga mulai melepaskan pakaian yg dikenakannya sehingga telanjang bulat, terlihat k0ntolnya Haryo sudah berdiri dengan gagahnya, siap untuk mendobrak lubang memek Santi.

bandarq online | Haryo sengaja melepaskan pakaiannya agar saat ia menerkam Santi nanti tidak lagi perlu bersusah payah membukai pakaian yg dikenakannya, saat itu ia melihat Santi melemparkan bajunya kedalam keranjang pakaian kotor yg ada dalam ruangan tersebut, dan Santi juga belum menyadari bahwa Haryo sedang menyaksikan semuanya,

kedua tangan Santi mulai beralih ke CDnya dan mulai menurunkan kebawah, kembali Haryo disuguhi pemandangan payudara Santi yg bergoyg, ingin rasanya Haryo menerkam kedua payudara Santi yg bergoyg-goyg menantang itu, Santi lalu melemparkan CDnya tersebut kedalam keranjang.

Setelah melepaskan penutup tubuhnya yg terakhir, dengan sedikit membungkuk dan dengan posisi yg membelakangi posisi tempat mengintip Haryo nampak Santi seperti mencari sesuatu di laci lemari pakaiannya, Haryo yg melihat belahan memek Santi terpampang dengan jelas sudah tidak dapat lagi menahan nafsu birahinya yg sudah membumbung tinggi, kemudian ia mendekati tubuh Santi perlahan-lahan, dan didekapnya tubuh Santi dari belakang serta salah satu tangannya membekap mulut Santi agar tidak dapat berteriak.

Sergapan Haryo membuat Santi terkejut, apalagi keadaannya yg sedang telanjang bulat, Santipun berusaha meronta, tapi tenaganya tidak dapat melawan tenaga Haryo yg mempunyai postur tubuh yg kekar, karena sedang didekap dari belakang Santi tidak mengetahui siapa yg menyergapnya ini, tapi yg ia tahu yg menyergap dia seorang lelaki karena selain tenaga dan tangannya yg kuat, Santi juga merasakan sesuatu yg keras menempel dipunggungnya, Haryo yg berhasil menyergap Santi lalu membawa tubuh Santi ke tempat tidurnya dengan berjalan mundur sehingga tubuh Santi agak sedikit terseret.

Ditelungkupkannya tubuh Santi diatas tempat tidur dengan kaki yg menjuntai kelantai, Haryopun melepaskan tangan kanannya yg mendekap tubuh Santi, sementara tangan kirinya masih membekap mulut Santi, tubuh Santi yg tertelungkup ditindih oleh tubuhnya sehingga membuat Santi sama sekali tidak dapat bergerak, sementara itu tangan kanannya mengarahkan k0ntolnya ke lubang memek Santi, Santi yg tidak dapat menggerakkan tubuh atasnya karena tindihan Haryo berusaha meronta-ronta dengan menggoyg-goygkan pantatnya sehingga membuat Haryo kesulitan untuk mengarahkan dan menyelipkan k0ntolnya di memek Santi.

bandar poker online | Haryopun tidak mau kalah akal dihimpitnya salah satu paha Santi dengan pahanya, sehingga rontaan Santi menjadi terbatas, dengan sedikit memiringkan tubuhnya, Haryo kembali mengarahkan k0ntolnya ke memek Santi sambil kaki kanannya mengganjal paha kanan Santi agar tidak dapat menutup, sehingga posisi memek Santi agak sedikit terbuka, dan

Sleeepppp….. akhirnya setelah dengan susah payah kepala k0ntolnya mulai terselip di lubang memek Santi.

Tanpa membuang waktu lagi dan karena sudah tidak dapat lagi menahan nafsunya, dengan sekali sentakan kuat Haryo menancapkan pedang pusakanya kedalam lubang senggama Santi, Santipun mengerang kuat, suara erangannya terdengar lirih karena bekapan tangan Haryo.

Bleeeeeesssssss……

“hhhhhhmmmmppppppp……,”erang Santi.
“Uuuggghhhh…..sempit sekali memekmu…. dan peret… sekalii.. ,”erang Haryo yg merasakan sempitnya memek Santi dan peret.

Santi merasakan sakit di lubang memeknya karena terjangan batang kemaluan Haryo yg besar dan panjang, jika seandainya Santi mendapatkan oral seks terlebih dahulu sehingga memeknya mengeluarkan cairan pelician mungkin memeknya tidak akan mengalami kesakitan seperti sekarang ini, Santi sekarang dapat merasakan bahwa diperkosa itu sakit dan tidak enak.

Haryo merasakan jepitan memek Santi sangat ketat sekali menjepit k0ntolnya, dan ia juga dapat merasakan memek Santi yg sedang berkedut-kedut lembut, seolah-olah ingin menyesuaikan dengan besarnya ****** Haryo, sambil tangan kanannya meraih tangan Santi satu persatu dan ditaruh kedepan, lalu kedua tangan Santi tersebut dipegangi dengan tangan kanannya tersebut.

Sampai saat ini Santi belum juga mengetahui siapa gerangan lelaki yg sedang mendobrak lubang senggamanya, matanya hanya dapat melihat tangan kanan lelaki itu yg sedang memegangi kedua tangannya dan juga ia hanya dapat merasakan betapa besar k0ntolnya yg saat ini sedang terbenam di lubang senggamanya.

Haryo mulai menjilati belakang telinga Santi bergantian kiri dan kanan juga leher Santi tak luput dari jilatannya, sementara lidahnya sibuk menjilati Santi, pantatnya mulai bergerak maju mundur, k0ntolnya yg besar itu pun mulai bergerak keluar masuk di memek Santi.

Haryo yg dari tadi memang sudah sangat bernafsu ingin mengentot Santi, dengan gerakan yg cepat dan kasar k0ntolnya dikeluar masukkan di lubang senggama Santi yg masih peret dan sempit itu, terjangan batang kemaluan Haryo yg kasar itu membuat Santi merasakan memeknya perih dan sakit, karena sampai saat ini memeknya belum mengeluarkan cairan pelicinnya.

Sssssrtttttt…. bleeesss…. ssrrtttt… bleesss… ssrtttt… bleesssss…. k0ntolnya Haryo keluar masuk di memek dengan cepat dan kasar.

Haryo menghujamkan k0ntolnya dalam-dalam dan keras saat ia menekan masuk k0ntolnya tersebut yg membuat Santi selalu terhenyak saat merasakan lesakan k0ntolnya Haryo tersebut dalam-dalam di lubang memeknya, Santi merasakan kepala k0ntolnya itu menyentuh dinding rahimnya.

“hhhmmmmpppppp…..hhhmmmpppp…hh hmmmppp,”erang Santi karena tangan Haryo yg masih membekap mulutnya.

agen domino99 - Terlihat mata Santi terbeliak saat Haryo yg dengan kasar menekan k0ntolnya dalam-dalam di memeknya, tubuhnya tersentak maju saat Haryo menghentakkan k0ntolnya kedalam lubang memeknya, air matanya menitik merasakan siksaan k0ntolnya Haryo yg besar, keras dan panjang di lubang memeknya, Santi pertama kali ini merasakan sakit saat bersenggama selama ini ia selalu menikmati persetubuhan yg dilakukannya juga saat pertama kali ia kehilangan perawannya oleh suaminya tidak terlalu sakit seperti yg ia alami saat ini.

Gerakan maju mundur k0ntolnya Haryo di memek Santi mulai agak leluasa setelah Santi mulai membuka kedua kakinya lebar-lebar, Santi melakukan hal ini untuk mengurangi sakit yg diderita oleh memeknya, dan betul saja rasa sakit dan perihnya mulai berkurang dengan terbuka lebar kedua kakinya, Haryopun semakin mantap mengeluar masukkan k0ntolnya tersebut.

Setelah meregangkan kedua kakinya Santi mulai mencoba untuk menikmati sodokan-sodokan k0ntolnya Haryo di lubang senggamanya, supaya lubang memeknya mulai mengeluarkan cairan pelican, Santipun memejamkan matanya dan mulai menikmati sodokan-sodokan kasar k0ntolnya Haryo, perlahan-lahan memek Santi mulai mengeluarkan cairan pelicin, cairan pelicin Santi mulai membasahi batang kemaluan Haryo sedikit demi sedikit.

Dengan perlahan-lahan Santi mulai dapat menikmati genjotan kasar Haryo seiring dengan semakin sering cairan pelicinnya keluar dari memeknya dan membasahi k0ntolnya Haryo, Haryopun semakin bertambah leluasa mengeluar masukkan k0ntolnya di lubang senggama Santi, dan Haryo dapat merasakan bahwa Santi mulai menikmati sodokan-sodokan k0ntolnya,

ia tahu dari gerakan tubuh Santi yg tadi berusaha untuk melepaskan tindihannya, kepalanya yg bergoyg ingin melepaskan bekapan tangannya serta kedua tangan Santi yg berusaha untuk melepaskan dari cengkraman tangannya, tapi sekarang Haryo merasakan tubuh Santi berhenti meronta dan kepala serta tangannya tidak berusaha melepaskan dari sekapan tangannya, kemudian ia melepaskan bekapan dimulut Santi serta cengkraman di tangan Santi.

“Oooohhh…ssshhhh….aaaaahhhh….o oooohhhh….ssshhhhh,” rintihan Santi mulai terdengar saat Santi mulai dapat menikmati permainan kasar Haryo.

Kedua tangan Haryo mulai menyelusup ketubuh Santi dan meraih kedua payudara Santi yg dari tadi sudah sangat menggemaskan dia, diremas-remas dengan kasar kedua payudara Santi tersebut, perbuatan kasar Haryo di kedua payudaranya membuat Santi semakin merintih-rintih, untuk pertama kalinya Santi merasakan remasan kasar di payudaranya, membuat sensasi kenikmatan yg dialaminya berbeda dari kenikmatan-kenikmatan yg pernah ia rengkuh.

Terlihat kedua payudara Santi memerah akibat remasan kasar Haryo, Santipun sedikit mengangkat tubuhnya dengan ditopang oleh kedua tangannya untuk memudahkan Haryo meremas-remas teteknya, Haryo semakin buas menggeraygi tetek Santi, dan mulutnyapun ikut beraksi, punggung, leher dan telinga Santi bergantian dijilati, membuat birahi Santi semakin melambung tinggi, kenikmatan yg Santi rasakan saat ini berbeda dengan kenikmatan yg pernah ia rasakan.

Sementara tangan dan mulutnya beraksi, gocekan-gocekan k0ntolnya di memek Santi semakin cepat dan hujaman serta tekanan k0ntolnya lebih dalam lagi di memek Santi, gerakannya tidak berubah, irama keluar masuknya tetap, Santi semakin merintih-rintih dibuatnya.

“Ooohhhh…enaaak…terusss… tekaaann… yg keras..yg cepat…aaaahhhh… ssshhhh….ooohhh.. k0ntolmu…enaak..aaaahhh…besar dan panjang…,”rintih Santi menikmati sodokan-sodokan kasar Haryo,

dan sampai saat sekarang Santi belum mengetahui siapa gerangan lelaki yg sedang mengaduk-aduk memeknya itu, tapi ia tidak perduli dengan semua itu yg penting ia merasakan kenikmatan yg berbeda, dan juga ia dapat merasakan kemaluan yg besar serta panjang.

“Terussss…aaaaccchh…remas.rema s…aaaahhh….tekan yg dalam k0ntolmu… ooohhh.,.. terus yg kuat…terjang memekku dengan k0ntolmu yg besar itu… oooohhh nikmat… enaaakk… kamu hebat…. Oohhhh…,”Santi merintih-rintih keenakan.

“Hhhmmm…sssshhh..k0ntolku enaaakk…eeehhh…memekmu juga legit dan sempit nikmatnya…ngeeenttoottmu…aaaag ghhh…ooohh…ssshhh,” Haryo mengerang keenakan merasakan jepitan memek Santi di batang k0ntolnya.

K0ntolnya semakin ia hujamkan lebih dalam lagi sehingga terbenam seluruhnya dilubang memek Santi, akibatnya tubuh Santi tersentak-sentak dengan hujaman kasar Haryo itu, Santi semakin menikmati permainan kasar yg dilakukan oleh Haryo, rintihan kenikmatan semakin sering terdengar, rintihan Santi yg didengar oleh Haryo semakin membuatnya bertambah buas menggenjot memek Santi,

remasan tangannya di payudara Santipun semakin menjadi apalagi saat ia menghentakkan k0ntolnya dalam-dalam, kedua tangannya mencengkram kuat payudara Santi seolah-olah kedua tangannya itu menjadi tumpuan untuk lebih dalam lagi menghujamkan k0ntolnya kedalam memek Santi.

“Enaaakkk…k0ntolku…. Mana enak sama punya suamimu…eeehhh… aaaahhh… ini terima k0ntolku…ssshhh…ooohhh,”erang Haryo sambil menanyakan keenakan k0ntolnya yg sedang mengaduk-aduk lubang senggama Santi,

Haryo tidak tahu bahwa selain kemaluan suaminya sendiri, memek Santi sudah menerima sodokan batang kemaluan lelaki lain selain suaminya.

“Oooohhh…enak k0ntolmu…ssshhh…iya…tekan yg dalam…yg kuat… enak…k0ntolmu…betul-betul…enak….aaaaghhhh,”Santi merintih menjawab pertanyaan Haryo.
“Ssshhh…aaakuu…mmau…keluar….oo ohhh k0ntolmu hebat…panjang…dan.. besar…”Santi kembali merintih.
“keluarkan….jangan ditahan….aaaahhh…tetekmu,..bes aar…mengkalll…,”Ba Har mengerang.
“Oooohhhh…. Aaaaakkuuu…. Keluuaaarr….ooooohhh… nikmat.. enak,.. entotanmu betul-betul enaaaakk… aaaahhhh…. ,”Santi mengerang menikmati puncak kenikmatannya.

Ssrrrrr… sssrrrr.. sssrrrr… sssrrrr… memeknya menyemburkan lahar kenikmatannya dan membasahi batang kemaluan Haryo yg masih gencar mengaduk-aduk memeknya.

Saat memek Santi menyemburkan lahar kenikmatannya, Haryo tidak menghentikan sodokan-sodokan k0ntolnya tapi malah menambah cepat keluar masuk k0ntolnya,

Bleeesss…..ssrrrtttt….bleeesss ….sssrrrtttt…

“Ooohhh…. memekmu…. enak… enaak… aakuu jugaa keluarrr…ooohhh,”erang Haryo yg menikmati k0ntolnya menyemburkan sperma di lubang memek Santi.

Creeeettt..ccreeett..creeettt… creeett.. air mani Haryo menyembur keluar dengan kuat menghantam dinding rahim Santi.

Haryo membenamkan k0ntolnya dalam-dalam dilubang senggama Santi, Santi merasakan air mani Haryo yg hangat menyirami dinding rahimnya, keduanya hampir berbarengan menyemburkan lahar kenikmatan mereka, erangan dan rintihan kenikmatan merekapun keluar hampir bersamaan, mereka berdua berhasil merengkuh puncak kenikmatan mereka, Haryo merasa sangat beruntung dapat menikmati tubuh seksi nyonya majikannya ini.

Setelah badai nafsu birahinya mereda dan setelah puas merasakan jepitan memek Santi, Haryopun mencabut k0ntolnya dari cengkraman lubang memek Santi, Santi yg merasakan tubuh Haryo sudah tidak menindih tubuhnya lagi, iapun membalikkan badannya ingin mengetahui siapa gerangan yg sudah mengaduk-aduk lubang senggamanya.

“Ooohhh…ternyata kamu, bukannya kamu tadi sudah keluar,”kata Santi kaget saat mengetahui orang tersebut adalah Haryo.
“Hehehe…saya tidak keluar, Bu. Saya hanya menutup pintu kamar dan menguncinya,” jawab Haryo tertawa.
“Tapi k0ntolku enakkan, Bu..,”lanjut Haryo.
“Tau…aachh,”Santi berkata jengah karena Haryo mengetahui bahwa ia menikmati perkosaan yg baru saja dilakukannya.

Haryopun duduk disamping Santi yg sedang duduk ditepian ranjang, tangannya mulai meremas-remas payudara Santi lagi, lalu tanpa membuang waktu lagi mulutnya mulai menciumi dan menggigit-gigit kedua putingnya, Santi kaget dengan perbuatan Haryo yg sangat mendadak tersebut dan juga merasakan geli, sakit, dan enak saat Haryo menggigit-gigit kedua putingnya tersebut.

“Eeehhhh… mau apa lagi, kamu…aaaaaagghhh…,”Santipun mengerang.
“Hehehehe…mau ngentotin ibu lagi, habis memek ibu enak sih,”jawab Haryo.
“Kamu…kamu…masih bisa…,”tanya Santi heran.
“Ibu tidak lihat k0ntolku masih berdiri dengan gagahnya siap untuk ngentotin ibu lagi,”jawab Haryo.

Santipun baru menyadari saat ia melihat keselangkangan Haryo, dan ia melihat k0ntolnya Haryo masih berdiri dengan gagahnya, iapun tersenyum dan mengangguk pertanda bahwa ia mau untuk disetubuhi untuk kedua kalinya oleh Haryo, dan Santipun menyadari bahwa k0ntolnya Haryo lebih besar dan panjang dari seluruh lelaki yg pernah menyetubuhinya kecuali k0ntolnya Dave, diraihnya batang kemaluan Haryo tersebut dan dengan gemas iapun meremas-remas batang kemaluan tersebut.

Santipun merasa aman bermain dengan Haryo, karena Haryo adalah supir suaminya dan suaminya tidak mungkin pulang awal jika Haryonya masih bersamanya, dengan penuh semangat Santipun melayani nafsu seksnya Haryo sampai ia sendiri merasa puas dan kelelahan melayani nafsu Haryo yg luar biasa, sore ini Santipun merasakan kepuasan bersetubuh dengan Haryo tanpa merasa takut akan suaminya pulang lebih awal. 

Nikmatnya Memek Anak Gadis Rekan Kerjaku


cerita sex - Aku adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi di Bandung, dan sekarang sudah tingkat akhir. Untuk saat ini aku tidak mendapatkan mata kuliah lagi dan hanya mengerjakan skripsi saja. Oleh karena itu aku sering main ke tempat abangku di Jakarta.

Suatu hari aku ke Jakarta. Ketika aku sampai ke rumah kakakku, aku melihat ada tamu, rupanya ia adalah teman kuliah kakakku waktu dulu. Aku dikenalkan kakakku kepadanya. Rupanya ia sangat ramah kepadaku. Usianya 40 tahun dan sebut saja namanya Firman. Ia pun mengundangku untuk main ke rumahnya dan dikenalkan pada anak-istrinya. Istrinya, Dian, 7 tahun lebih muda darinya, dan putrinya, Rina, duduk di kelas 2 SMP.

Kalau aku ke Jakarta aku sering main ke rumahnya. Dan pada hari Senin, aku ditugaskan oleh Firman untuk menjaga putri dan rumahnya karena ia akan pergi ke Malang, ke rumah sakit untuk menjenguk saudara istrinya. Menurutnya sakit demam berdarah dan dirawat selama 3 hari. oleh karena itu ia minta cuti di kantornya selama 1 minggu. Ia berangkat sama istrinya, sedangkan anaknya tidak ikut karena sekolah.

Setelah 3 hari di rumahnya, suatu kali aku pulang dari rumah kakakku, karena aku tidak ada kesibukan apapun dan aku pun menuju rumah Firman. Aku pun bersantai dan kemudian menyalakan VCD. Selesai satu film. Saat melihat rak, di bagian bawahnya kulihat beberapa VCD porno. Karena memang sendirian, aku pun menontonnya. Sebelum habis satu film, tiba-tiba terdengar pintu depan dibuka. Aku pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus VCD di bawah karpet.

“Hallo, Oom Ryan..!” Rina yang baru masuk tersenyum.
“Eh, tolong dong bayarin Bajaj.. uang Rina sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya.”
Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah.

Saat aku masuk kembali.., pucatlah wajahku! Rina duduk di karpet di depan televisi, dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. Mia memandang kepadaku dan tertawa geli.
“Ih! Oom Ryan! Begitu, tho, caranya..? Rina sering diceritain temen-temen di sekolah, tapi belon pernah liat.”
Gugup aku menjawab, “Rina.. kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo, matiin.”
“Aahh, Oom Ryan. Jangan gitu, dong! Tu, liat.. cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Rina di sekolah lebih serem.”

Tak tahu lagi apa yang harus kukatakan, dan khawatir kalau kularang Rina justru akan lapor pada orangtuanya, aku pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Rina terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah.

Agen bandarq - Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan. Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Rina sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan.. astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, aku memanggil Rina. Dan.., sekali lagi astaga.. jelas ia tidak memakai BH, karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. Aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai “bergerak”, sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku.

Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kami berdiri bersampingan, dan dari celah di dasternya, buah dadanya yang indah mengintip. Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. Aku semakin gelisah. Selesai mencuci piring, kami berdua duduk di sofa di ruang keluarga. agen domino99

“Oom, ayo tebak. Hitam, kecil, keringetan, apaan..!”
“Ah, gampang! Semut lagi push-up! Khan ada di tutup botol Fanta! Gantian.. putih-biru-putih, kecil, keringetan, apa..?”
Mia mengernyit dan memberi beberapa tebakan yang semua kusalahkan.
“Yang bener.. Rina pakai seragam sekolah, kepanasan di Bajaj..!”
“Aahh.. Oom Ryan ngeledek..!”
Mia meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku. Aku menghindar dan menangkis, tapi ia terus menyerang sambil tertawa, dan.. tersandung!

Ia jatuh ke dalam pelukanku, membelakangiku. Lenganku merangkul dadanya, dan ia duduk tepat di atas batang kelelakianku! Kami terengah-engah dalam posisi itu. Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang. Dan aku pun mulai menciumi lehernya. Rina mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya. 


Nafas Rina makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya. Celana dalamnya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang.
“Uuuhh.. mmhh..” Rina menggelinjang.
Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis SMP, tapi gariahku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku pun menarik lepas dasternya dari atas kepalanya.
Aahh..! Rina menelentang di sofa dengan tubuh hampir polos!

Aku segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. Tangan Rina yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin tak sabar. Aku menarik lepas celana dalamnya, dan.. nampaklah bukit kemaluannya yang baru ditumbuhi rambut jarang. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Rina. Aku pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya.

“Ehh.. mmaahh..,” tangan Rina meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium. bandarq
Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan.
“Ooohh.. aduuhh..,” Rina mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat.
Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka. Sesekali lidahku akan membelai kelentitnya dan tubuh Rina akan terlonjak dan nafas Rina seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras. 

Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum, Rina tergeletak terengah-engah, matanya terpejam. Tergesa aku membuka semua pakaianku, dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai-belaikan di pipi Rina.
“Mmmhh.. mmhh.. oohhmm..,” ketika Rina membuka bibirnya, kujejalkan kepala kemaluanku.
Mungkin film tadi masih diingatnya, jadi ia pun mulai menyedot. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya.

Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. Tak tahan lagi, aku pun naik ke atas tubuh Rina dan bibirku melumat bibirnya. Aroma kemaluanku ada di mulut Rina dan aroma kemaluan Rina di mulutku, bertukar saat lidah kami saling membelit.

Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Rina, dan sebentar kemudian kurasakan tangan Rina menekan pantatku dari belakang.
“Ohhmm, mam.. msuk.. hh.. msukin.. Omm.. hh.. ehekmm..”
Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan Rina semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kemaluanku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini. Terus terang saja, ukuran kemaluanku adalah panjang 15 cm, lebarnya 4,5 cm sedangkan Rina masih SMP dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil.

Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Rina memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk. Lalu aku diam tidak bergerak, membiarkan otot-otot kemaluan Rina terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya. bandarq online

Sebentar kemudian kernyit di dahi Rina menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Rina mengernyit lagi, tapi lama kelamaan mulutnya menceracau.
“Aduhh.. sshh.. iya.. terusshh.. mmhh.. aduhh.. enak.. Oomm..”
Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Rina, lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Rina sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, Rina segera menggerakkan pinggulnya, sementara jari-jariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada, kelentit dan pinggulnya, dan kami pun berlomba mencapai puncak.

Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Rina makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Tangannya menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.

Setelah tubuh Rina melemas, aku mendorong ia telentang. Dan sambil menindihnya, aku mengejar puncakku sendiri. Ketika aku mencapai klimaks, Rina tentu merasakan siraman air maniku di liangnya, dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang ke dua.

Sekian lama kami diam terengah-engah, dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme.
“Aduh, Oom.. Rina lemes. Tapi enak banget.”
Aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus. Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Rina yang masih amat kencang. bandar poker online

Aku segera membawanya ke kamar mandi, membersihkan tubuh kami berdua dan.. kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. Sepanjang malam aku mencapai tiga kali lagi orgasme, dan Rina.. entah berapa kali. Begitupun di saat bangun pagi, sekali lagi kami bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Rina kupaksa memakai seragam, sarapan dan berangkat ke sekolah.

Kembali ke rumah Firman, aku masuk ke kamar tidur tamu dan segera pulas kelelahan. Di tengah tidurku aku bermimpi seolah Rina pulang sekolah, masuk ke kamar dan membuka bajunya, lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kemaluanku. Tapi segera saja aku sadar bahwa itu bukan mimpi, dan aku memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun. Aku melihat keluar kamar dan kelihatan VCD menyala, dengan film yang kemarin. Ah! Merasakan caranya memberiku “blowjob”, aku tahu bahwa ia baru saja belajar dari VCD.

Memek Istri Tetangga Terasa Lebih Nikmat - Bokep Terkini


Memek Istri Tetangga Terasa Lebih Nikmat

Cerita Panas - setelah sebelumnya ada kisah Sensasi Kenikmatan Malam Pertama Digenjot Suamiku, kini ada cerita Memek Istri Tetangga Terasa lebih Nikmat. Selamat membaca dan menikmati sajian khusus bacaan terbaru cerita sex bergambar yang hot dan di jamin seru meningkatkan nafsu birahi seks ngentot.

Panggil saja namaku Erik, aku sudah mempunyai istri yang bernama Hesti. Setahun kami menikah kami masih belum dikasih momogan, mungkin juga disebabkan karena kesibukan kita masing-masing jadi kita sedikit menyisihkan urusan tentang momongan. Namun dibalik kita yang belum mempunyai momongan, hubungan keluargaku tetap saja harmonis. Namun untuk urusan sex, sekarang aku jarang mendapatkan servis yang memuaskan dari istriku. Mungkin karena dia terlalu sibuk dengan urusan kantornya,karena istriku baru saja diangkat sebagai manajer diperusahan tempatnya bekerja. Karena itulah timbul dalam hatiku kalau aku ingin mencari seorang pelarian untuk memuaskan nafsu birahiku yang selalu saja tak terlepaskan.

Setelah sejenak kuputar otakku untuk mencari siapa wanita yang cocok untuk kujadikan pelarian, akhirnya aku ingat kalau aku mempunyai seorang tetangga yang cantik dan juga bodinya sangat menggoda. Namanya Risya, dia isti dari seorang pelaut yang kupikir dia juga kesepian karena jarang dibelai oleh suaminya yang pulang hanya sebulan dalam setahun. Ditambah lagi Risya juga belum mempunyai anak, ia pasti selalu kesepian keka dirumah. Sempet juga kulihat Risya menggunakan pakaian sangat ketat hingga menunjukkan lekukan tubuhnya yang sangat indah. Dari luar baju ketatnya, kulihat payudara yang sangat kencang mengancung keatas hingga membuatku menelan ludah.

Mengingat tetanggaku yang sangat menggoda itu, aku pun beniat melaksanakan niatku untuk menjadikannya pelampiasan nafsuku, karena kupikir Risya pasti juga membutuhkan sentuhan dari seorang laki-laki yang pasti dia rindukan. Jadi kupkir, Risya gak bakal menolak jika kuajak selingkuh dan menjadi pelarian nafsu birahi sex ku. Agen domino99

Semakin bertambah hari, istriku semakin disibukkan dengan urusan kantornya yang semakin lama membuatnya semakin gak mengurusku. Hal itulah yang membuat tekatku lebih bulat untuk menjadikan Risya sebagai pelarianku. Setiap pagi aku selalu menanti Risya lewat depan rumahku, karena setiap pagi pasti Risya selalu jalan-jalan mungkin sekedar olah raga ringan.

Dan benar, setelah beberapa saat kunantikan, akhirnya Risya lewat sendirian. Pagi itu Risya masih mengenakan baju tidur, sehingga gak terlihat tubuhnya yang bahenol dan molek itu, tapi kulihat suatu garis terlihat dipantat Risya, seperti garis CD Risya. Setelah kuamati dengan cermat, ternyata baju tidur yang Risya pakai itu cukup menerawang yang membuat garis dan bahkan warna CD-nya kelihatan, pagi-pagi burungku udah dibuat tegang oleh pantat Risya. Tak salah jika kupilih Risya sebagai pelarian nafsuku, meski dikomplek banyak juga yang seksi-seksi, tapi lebih aman dengan Risya karena hanya Risya yang ditinggal suaminya. 

Pagi itu dengan memberanikan diri, kusapa Risya,

“Pagiii mbak Risya, sendiran ya” ujarku.
“Iyaaa nih pak, biasa pak suami sedang berlayar” jawab Risya.
“Ooowwh..Emang suami kapan pulangnya mbak??” tanyaku lagi.
“Aaaahhh masih lama pak, orang berangkatnya aja baru bulan kemaren kok, mungkin masih sekitar 7 bulan lagi pak” balas Risya yang membuatku lega, karena selama 7 bulan aku aman mendekati Risya.
“Ooowwhh begitu ya mbak, apa mbak Risya nggak kesepian ditinggal lama gitu???” tanyaku memancing.
“Yeeaaah aslinya siiihh kesepian pak, namun mau gimana lagi pak, itu sudah resikonya menjadi istri pelaut pak” jawab Risya.
“Aaaahhh aku juga kesepian mbak mesi istriku dirumah, namun dia selalu sibuk dengan urusan kerjanya mbak” baasku sambil memancing jawaban dari Risya.
“Aaaahh…Masak siiih pak??” balasnya dan akhirnya kita terus ngobrol berkelanjutan sampai gak terasa siang sudah datang dan kami pun sekarang menjadi semakin dekat.

Cantik, seksi dan mengairahkan adalah 3 hal yang membuat ku selalu menyempatkan untuk curi-curi pandang pada Risya dan gak lupa melihat jemuran pakaiannya untuk melihat koleksi pakaian dalamnya yang jalang itu.

Suatu ketika saat aku pulang dari kantor, aku mampir kemini market dekat kompleks sekedar membeli makanan instan karena istriku akan pergi selama 3 hari keBandung. Tak kusangka dimini market itu aku bertemu Risya. Entah kenapa seketika itu juga jantungku jadi berdegup kencang, apalagi saat kulihat pakaian Risya yang body-fit, baik kaos maupun roknya. Seluruh lekuk kemolekan tubuhnya seakan memanggil birahiku untuk naik. Bandar poker online

“Hai…Mbak, belanja juga yaa” sapaku.

“Eehhh. . Mas Erik, biasa belanja bulanan” jawabnya dengan senyum menghiasi wajah sensualnya.

“Berat gak sih mbak, punya suami pelaut, sebab aku yang ditinggal istri cuma 3 hari aja rasanya sudah jenuh” tanyaku.

“Waaaah…Mas baru 3 hari ditinggal saja sudah begitu, apalagi aku. Bayangkan aku cuma ketemu suami sebulan dalam waktu setahun” jawab Risya.

Aku merasa senang dengan topik pembicaraan ini, dan kuambil inisiatif,

“Kalau begitu biar kubantu bawa belanjaannya” lalu kuambil keranjang belanja Risya.

“Terima kasih, sudah selesai kok, aku mau bayar terus pulang” jawabnya.

“Ooohh…mari kita sama-sama” ujarku.

Segera saja kuambil inisiatif berjalan lebih dulu kekasir dan dengan sangat antusias membayar semua belanjaan Risya.

“Haaa…Sudah bayar berapa nanti kuganti yaaa” kata Risya kaget.

“Aaahh..Sedikit kok, gak papa sekali-kali aku bayarin susunya, siapa tahu dapat susunya yang minum, ha-ha-ha” balasku mulai bercanda yang sedikit menjurus.

“Iiiihh. . Mas Erik” jerit Risya malu-malu.

Tapi kulihat tatapan mata liarnya yang seakan menyambut canda nakalku. Kita berjalan menuju mobilku, setelah menaruh belanjaan kedalam bagasi, aku mengajaknya makan dulu. Dengan malu-malu Risya mengiyakan ajakanku. 

Kami kemudian makan disebuah resto makanan laut didekat kompleks. Aku sangat senang karena semakin lama kami menjadi semakin akrab dan Risya juga mulai berbaik hati memberikan kesempatan padaku untuk ngelaba .

Mulai dari posisi duduknya yang sedikit mengangkang sehingga aku dengan mudah melihat kemulusan paha montoknya dan tatkala usahaku untuk melihat lebih jauh kedalam Risya seakan memberiku kesempatan. Saat aku menunduk untuk mengambil garpu yang dengan sengaja kujatuhkan, Risya semakin membuka lebar kedua pahanya.

Bandarq - Jantungku berdegup sangat kencang melihat pemandangan indah didalam rok Risya. Diantara dua paha montok yang putih dan mulus itu kulihat CD Risya yang berwarna merah dan brengsek, transparan! Dengan cahaya dibawah meja tentu saja aku gak dapat dengan jelas melihat isi CD merah itu, namun itu cukup membuatku gemetar dibakar birahi. Saking gemetarnya aku sampai terbentur meja saat hendak bangkit.

“Hi-hi-hi. . Hati-hati Mas. .” celoteh Risya dengan nada menggoda.

Kupandang wajah Risya yang tersenyum nakal padaku, kuberanikan diri memegang tangannya dan ternyata Risya menyambutnya.

“Hhhmm. . Maaf, aku cuma mau bilang kalau mbak Risya. . Seksi sekali” kataku dengan malu-malu akhirnya perkataan itu keluar juga dari mulutku.

“Makasih, mas Erik juga. . Hmm. . Gagah, lucu dan terutama, mas Erik laki-laki yang paling baik yang pernah kukenal .

O ya , aku tersanjung juga dengan rayuannya, Gara-gara kutraktir mbak bukan cuma itu, saya sering memperhatikan mas Erik dirumah dan dari cerita mbak Hesti, Mas Erik sangat perhatian dan rajin membantu pekerjaan di rumah, wah. . Jarang lho mas, ada lakilaki dengan status sosial seperti mas yang sudah mapan dan berpendidikan namun masih mau mengepel rumah.

Hahaha..” aku tertawa gembira, Rupanya bukan cuma aku yang memperhatikan kamu, tapi sebaliknya juga kamu.

“Jadi mas Erik juga sering memperhatikanku benar??tanya Risya.

“Aku paling senang melihatmu membersihkan halaman rumah dipagi hari dan waktu menjemur pakaian”.

“Eh.. Kenapa kok senang”.

“Sebab aku mengagumi keindahan mbak Risya, juga selera pakaian dalam mbak” aku berterus terang

Pembicaraan ini semakin mempererat kami berdua, seakan gak ada jarak lagi diantara kita. Akhirnya kita pulang sekitar pukul setena 9 malam. Sampai dirumah kubantu membawa barang belanjaan Risya kedalam rumahnya. Mbak Risya masuk kekamar untuk menaruh seagian bawaannya, sementara aku menaruh barang belanjaan didapur.

Bandarq online - Setelah itu aku duduk diruang tamu menunggu Risya muncul. Sekitar 10 menit, Risya muncul dari dalam kamar, Risya ternyata sudah berganti pakaian. Sekarang wanita itu mengenakan bau tidur yang sangat seksi, warnanya merah transparan dan sangat menggoda. Seluruh lekuk tubuhnya yang montok hingga pakaian dalamnya dapat kulihat dengan jelas. Sinar lampu ruangan cukup menerangi pandanganku untuk menjelajahi keindahan tubuh Risya dibalik gaun malamnya yang transparan itu. payudaranya terlihat bagaikan buah kelapa yang memenuhi BH seksi yang berwarna merah transparan. Dibalik BH itu kulihat samar-samar putting susunya yang juga besar dan kemerahan.

Perutnya memang sedikit berlemak dan turun, tapi sama sekali gak mengurangi nilai keindahan kemolekannya. Apalagi jika memandang bagian bawahnya yang montok.

Tak seperti dibawah meja sewaktu direstoran tadi, sekarang dapat kulihat dengan jelas CD merah transparan milik Risya. Sungguh indah dan sangat membuatku merangsang, terutama warna hitam di bagian tengahnya, membayangkannya saja aku sudah berkali-kali menelan ludah.

“Hmm. . gak keberatan kan kalau aku memakai baju tidur” tanya Risya memancing

Sudah sangat jelas kalau perempuan ini ingin mengajakku selingkuh dan melewati malam bersamaku. Sekarang keputusan seluruhnya berada ditanganku, apakah aku akan berani mengkhianati Hesti dan menikmati malam bersama Risya yang bahenol ini.

Agen bandarq - Risya duduk disampingku, tercium semerbak aroma parfum dari tubuhnya membuat hatiku semakin bergetar. Sekarang keadaan ternyata jauh diluar dugaanku. Kemarin-kemarin aku masih merasa bermimpi jika bisa membelai dan meremas-remas tubuh Risya, tapi sekarang perempuan ini justru yang menantangku.

“Mas Erik mau mandi dulu?? Nanti aku siapkan air hangat” tanya Risya sambil menggenggam tanganku erat.

Dari sorotan matanya sangat terlihat bahwa perempuan ini benar-benar membutuhkan belaian seorang laki-laki untuk memuaskan birahi nafsunya.

“Hmm. . Sebelum terlalu jauh, kita harus membuat komitmen dulu mbak” kataku agak serius.

“Apa itu Mas”.

“Pertama, terus terang aku mengagumi mbak Risya, baik fisik maupun pribadi, jadi sebagai laki-laki aku sangat tertarik pada mbak” kataku.

“Terima kasih, aku juga begitu pada mas Erik” Risya merebahkan kepalanya dipundakku.

“Kedua, kita sama-sama sudah menikah, jadi kita harus punya tanggung jawab untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga kita, apa yang mungkin kita lakukan bersama-sama janganlah menjadi pemecah rumah tangga kita”.

“Setuju, aku sangat setuju Mas, saya hanya ingin punya teman waktu aku kesepian, kalau mas Erik mau kapanpun mas bisa datang kesini, selagi gak ada suamiku. namun aku sekalipun gak akan meminta apapun dari mas Erik dan sebaliknya aku juga ingin mas Erik demikian pula, sehingga hubungan kita akan aman dan saling menguntungkan”.

“Hmm. . Kalau begitu gak ada masalah, aku mau telpon kerumah, supaya pembantuku gak kebingungan”.

“Kalau begitu, mas Erik pulang saja dulu, taruh mobil digarasi, kan lucu kalau mas Erik bilang ada acara sehingga tidak bisa pulang, sementara mobilnya ada didepan rumahku”.

“Oh. . Iya, aku hampir lupa”.

Kemudian aku segera keluar dan pulang dulu kerumah, menaruh mobil digarasi dan mandi. Setelah itu aku bilang pada pembantuku kalau aku akan menginap dirumah temanku. Tapi gak jadi karena pembantuku ternyata sudah tidur. Segera kudatangi kembali rumah Risya. Peremuan itu sudah menungguku diruang tamu dengan secangkir teh hangat diatas meja. Pahanya yang montok terpampang indah diatas sofa.

“Wah. . Ternyata mandi di rumah ya padahal aku sudah siapkan air hangat”

“Terima kasih, mbak Risya baik sekali”.

Perempuan itu berjalan menutup pintu rumah, dari belakang kupandangi kemontokan pantatnya yang besar dan padat. Kebesaran pantat itu gak mampu dibendung oleh CD merah itu, hingga memperlihatkan belahannya yang mebuatku terangsang. Seperti tak sadar aku menghampiri Risya, kemudian dengan nakal kedua tanganku mencengkeram pantatnya dan meremasnya.

“Uhh…” Risya agak kaget dan menggelinjang.

“Maaf” kataku.

“Gak papa mas, justru.. Enak” kata Risya seraya tersenyum nakal memandangku.

Senyum itu membuat bibir sensualnya seakan mengundangku untuk melumatnya. Crup. . ! , aku segera menciumnya, Risya membalasnya dengan liar. Aku tak tahu sudah berapa lama bibir itu tak merasakan ciuman laki-laki, yang jelas ciuman Risya sangat panas dan liar. Berkali-kali perempuan itu nyaris menggigit bibirku, lidahnya yang basah meliuk-liuk dalam rongga mulutku. Aku semakin bernafsu, tanganku menjalar di sekujur tubuhnya, berhenti dikemontokan pantatnya dan kemudian meremasinya penuh nafsu.

“Oooohh. . Ergh. .” lenguh Risya disela-sela ciuman panasnya.

Dengan beberapa gerakan, Risya meloloskan gaun tidurnya hingga terjatuh dilantai. Sekarang perempuan itu hanya mengenakan BH dan CD yang berwarna merah transparan itu. Aku sangat terpaku sejenak mengagumi keindahan pemandangan tubuh Risya.

“Wowww. . Kamu. . Benar-benar seksi mbak… Payudara mbak besar sekali” pujiku.

“Hi-hi-hi…Nah coba tebak ukuran toketku” tanyanya seraya memegang kedua payudara didadanya itu.

“36D” jawabku.

“Salah”.

“37B”.

“Masih salah”.

“Sudah lihat aja nih”.

Risya membuka pengait BH-nya, hingga kedua toketnya yang montok itu serasa hampir mau jatuh. Risya membuka dan melempar BH merah itu kepadaku. Gila. . 38B! kataku membaca ukuran yang tertera di BH itu.

“Boleh kupegang mbak” tanyaku basa-basi.

“Jangan cuma dipegang dong mas, remas. . Dan kulum nih. . Puting susunya” ujar Risya dengan gaya nakal.

Perempuan itu menjatuhkan tubuh indahnya diatas sofa, aku memburunya dan segera menikmati kemontokan payudaranya. Kuremasi toket montok itu, lalu kuciumi dan terakhir kukulum puting susunya yang sebesar ibu jari dengan sekali-kali memainkannya diantara gigi-gigiku. Risya menggelinjang keenakan, nafasnya semakin terdengar resah, berkali-kali Risya mengeluarkan kata-kata jorok yang justru membuatku semakin bernafsu.

“Ngentot, enak banget mas. . jeritnya, Ayo Mas. . aku sudah pingin penetrasi nih!”

Aku yang juga sudah sangat bernafsu segera menjawab keinginan Risya. Dengan bantuan Risya kutelanjangi diriku hingga gak tersisa satupun busana ditubuhku. Risya sangat senang melihat ukuran k0ntolku yang panjang dan besar itu.

“Ohh. . Besar juga ya. .” ujar Risya.

Risya benar-benar bertingkah bagaikan perek murahan, namun justru itu yang kusuka. Perempuan ini segera membuka CD sebagai kain terakhir ditubuhnya. Kulihat daerah bukit vaginanya yang ditumbuhi rambut-rambut liar, dengan segaris bibir membelah ditengah-tengahnya. Bibir yang merah dan basah, sangat basah. Ingin rasanya kunikmati keindahan bibir kenikmatan Risya itu, tapi saat aku ingin melaksanakannya Risya menampikku.

“Sudah, nanti saja, masih ada babak selanjutnya, sekarang ayo kita selesaikan babak pertama”.

Risya duduk mengangkang diatas sofa. Kedua kakinya dibuka lebar-lebar mempersilakan kepadaku untuk melakukan penetrasi kenikmatan sesungguhnya. Aku-pun segera menyiapkan k0ntolku, mengarahkan ujung k0ntolku tepat didepan liang memek Risya dan perlahan namun pasti aku menekannya masuk.

Sedikit-demi sedikit k0ntolku tenggelam dalam kehangatan liang vagina Risya yang basah dan nikmat. Saat hampir seluruh batang k0ntolku yang berukuran 12cm itu memasuki memek, aku mencabutnya kembali. Kemudian kembali memasukkannya perlahan.

“Enghh. . Gila kamu mas, kalau begini sebentar saja aku puas” jerit Risya keenakan.

Tak apa mbak, silahkan orgasme, kan masih ada babak selanjutnya” tantangku.

Sekarang kutambah rangsangan dengan meremas dan memilin puting susunya yang besar.

“Ooohh. . Ooohh. . Benar-benar enak mas” Risya memejamkan matanya.

Pada penetrasi kelima, Risya menjerit,

“Sudah Mas, jangan tarik lagi, aku mau. . Mau. . Oooouuuhhh. . !”

Dinding memek Risya melejat-lejat seakan memijit batang k0ntolku dalam kenikmatan birahi yang sedang direguknya.

“Oh. . aku sudah sekali mas” katanya sambil menarik nafas.

“Mas mau puas dulu atau mau lanjut babak kedua” tanya Risya.

“Terserah mbak” jawabku.

“Aku sih pasrah aja. Sini, aku kulum saja dulu”.

“Hmm. . Boleh juga” Hesti aja belum pernah oral denganku.

Kucabut k0ntolku dari dalam memek Risya yang basah dan menyodorkannya kedepan mulut Risya. Risya menjilati ujung k0ntolku dengan lidahnya seakan membersihkannya dari cairan memeknya sendiri, lalu dengan sangat bernafsu Risya memasukkan k0ntolku kedalam mulutnya. Bibir seksi Risya terlihat menyedot-nyedot k0ntolku seakan menyedot maniku untuk keluar. Risya kemudian mengocok k0ntolku dalam mulutnya hingga birahiku mencapai puncaknya.

“Ooohhh. . aku mau keluar nih, gimana , aku bingung apakah aku harus mengeluarkan maniku kedalam mulutnya atau mencabutnya”.

Namun Risya hanya mengangguk dan terus mengocoknya pertanda Risya tak keberatan jika aku memuntahkan maniku kedalam mulutnya. Akhirnya aku mencapai orgasme dan memuntahkan semua maniku kedalam mulut Risya. Wanita itu tanpa segan-segan menelan seluruh maniku. Sungguh lihai sekali peremuan ini memuaskan birahi laki-laki! Kami duduk sebentar dan minum air dingin, lalu Risya mengangkangkan kakinya kembali.

“Naaahhh. . Sekarang babak kedua mas, kalau mau jilat dulu silahkan, tapi utamakan yang ini ya” Risya menunjuk kearah klitorisnya yang agak besar.

“Oke mbak, aku juga sudah biasa kok” seruku.

Sejurus kemudian aku sudah berada dihadapan bibir memek Risya yang baru saja kunikmati. Sebelum kujilat terlebih dahulu kubelai bibir itu dari ujung bawah hingga klitoris. Kusingkap rambut-rambut kemaluannya yang menjalari bibir itu.

“Sudah gondrong nih mbak” seruku.

“Oohhh iya, habis mau dicukur percuma juga, gak ada yang lihat dan jilat” jawabnya nakal.

“Besok pagi aku cukur deh, namun janji malamnya mas Erik datang lagi ya. . . Oke. .???”.

“Pokoknya setiap ada kesempatan aku siap menemani mbak Risya”.

Kemudian aku asyik menjilati dan menciumi klitoris Risya. Cairan memek Risya sudah mulai mengalir kembali pertanda dia sudah terangsang kembali. Desahan Risya jg memperkuat tanda bahwa Risya menikmati permainan oralku. Dengan nakal kumasukkan jari telunjuk dan tengahku kedalam memeknya dan kemudian mengobok-obok liang becek itu.

“Yes. . Asyik banget. . Say sudah siap babak kedua mas??’” seru Risya.

Aku sendiri sudah terangsang sejak melihat keindahan selangkangan Risya, jadi k0ntolku sudah siap menunaikan tugas keduanya. Risya menungging diatas sofa.

“Sekarang doggy-style ya mas. .”
“Aku sih iya saja, maklum. . Sama enaknya. .”

Sejurus kemudian kami sudah terlibat permainan babak kedua yang tak kalah seru dan panas dengan babak pertama, hanya kali ini aku memuntahkan maniku didalam memeknya. Malam masih begitu panjang. Kami masih menikmati dua permainan lagi sebelum kelelahan dan mengantuk. Risya begitu bahagia dan aku sendiri merasa puas dan lega. Mimpiku untuk menikmati tubuh montok tetanggaku terlaksana sudah. Bahkan sekarang setiap waktu jika Hesti dinas keluar kota maka Risya secara resmi menggantikan posisi Hesti sebagai istriku. Asyik juga, tapi sebagai imbalannya aku mencarikan dan menggaji pembantu rumah tangga dirumah Risya. Betapa bahagianya Risya dengan bantuanku itu, dia semakin sayang padaku dan berjanji akan melayaniku jauh lebih memuaskan dibanding pelayanan kepada suaminya.

Dari kejadian tersebut aku semakin menyadari kebenaran pepatah yaitu “Rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau”. NEGARAQQ.COM AGEN DOMINO ONLINE DOMINO ONLINE UANG ASLI  TERPERCAYA DI INDONESIA

Memek Istri Tetangga Terasa Lebih Nikmat by Bokepterkini.com - Cerita Dewasa, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum, Cerita ngewe, Cerita Panas, Cerita Ngentot, Kisah Pengalaman Seks, Cerita Porno, Cerita Bokep indo

close
 photo baneergarisnegaraqq1_zpsuusvdv2c.gif